Selasa, 27 April 2010

membangun PC router dengan menggunakan sistem operasi FreeBSD

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Semakin banyaknya pengguna dalam jaringan komputer lalu lintas data menjadi padat. Jika sudah terjadi demikian maka di perlukan sebuah router yang di mana router ini berfungsi sebagai lalu lintas data.
Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket data dari sebuah network ke network yang lainnya sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host yang lain. Secara teknis router merupakan layer 3 Gateway, karena router menghubungkan network-network tersebut pada network layer dari model OSI.
Router tediri atas dua yaitu yang pertama router dedicated ,router jenis ini di rancang secara khusus yang berfungsi sebagai router pada umumnya. Router jenis ini banyak kita jumpai di pasaran dengan harga yang sangat mahal. Yang ke dua adalah router non dedicated di mana router jenis ini dapat di rakit sendiri dengan menggunakan PC. Router jenis ini biasanya di sebut PC router karena memanfaatkan PC menjadi sebuah router. PC router dapat berfungsi sebagai router pada umumnya membutuhkan sebuah sistem operasi.
Sistem operasi pada saat ini telah berkembang melalui jalan yang panjang dari yang paling sederhana sampai yang paling moderen dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya sehingga dalam membangun sebuah PC router di perlukan sistem operasi yang tepat.
Adapun sistem operasi yang sering kita jumpai yaitu yang pertama DOS (Disk Operating Sistem) kelemahan sistem operasi ini adalah media penyimpanan yang terbatas yaitu hanya sekitar 1,4 Megabyte. Yang ke dua adalah Microsoft Windows, sistem operasi ini sering di sebut Windows saja. Masalah keamanan dalam yang berhubungan dengan jaringan merupakan kelemahan sistem operasi ini. Yang ke tiga adalah Apple MacOs adalah sistem operasi yang berbasis GUI, multi-tasking yang tidak berjalan sempurna, pengelolaan memori yang terbatas, dan konflik pada beberapa program yang ditanamkan merupakan kelemahan dari Apple MacOS. Yang ke empat adalah LINUX yang di mana sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang perkembangannya cepat.
Sistem operasi yang digunakan adalah sistem operasi FreeBSD, sistem operasi ini merupakan sistem operasi terbaru dari Linux yang mempunyai kelebihan yaitu dapat berjalan di personal komputer yangn menggunakan arsitektur Intel mulai dari Personal Computer sampai pada pentium Pro.
Menggunakan PC router sangatlah menguntungkan bila di bandingkan dengan router yang dedicated karena PC router memiliki kemampuan processing dengan speed yang tinggi karena di tangani oleh kecepatan prosesor PC, memori PC, mainboard PC, hardisk PC. Hardwarenya sangat mudah di upgrade, seperti layaknya PC dan untuk USB wireless bisa di deteksi secara plug dan tanpa harus merestart PC khususnya PC router yang berbasis FreeBSD.
Berdasarkan latar belakang di atas maka lewat proyek jaringan ini penulis ingin mencari tahu cara membangun PC router dengan menggunakan sistem operasi FreeBSD.

B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan masalah yang ada di atas maka penulis merumuskan masalah bagaimana membuat PC router dengan menggunakan sistem operasi Unix FreeBSD.

C. Tujuan dan manfaat
1. Tujuan
Adapun yang menjadi tujuan dalam penulisan Proposal Tugas Akhir adalah sebagai berikut :
Mengetahui cara membangun PC router dengan menggunakan sistem operasi Unix FreeBSD.
2. Manfaat
Penulis berharap dengan adanya laporan tugas akhir proyek sistem jaringan dapat memberikan pengetahuan cara membuat PC router pada masyarakat umum, khususnya pada seorang administrator jaringan agar dapat memilih sistem operasi yang tepat,mudah,efisien dalam menghemat biaya.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah sekelompok komputer yang saling dihubungkan dengan menggunakan suatu protokol komunikasi sehingga antara satu komputer dengan komputer yang lain dapat berbagi data atau berbagi sumber daya (sharing resources). (Melwin Syafrizal, 2005)
Ada beberapa jenis jaringan komputer dilihat dari cara pemrosesan data dan pengaksesannya.
1. Host-Terminal. Dimana terdapat sebuah atau lebih server yang dihubungkan dalam satu dumb terminal, karena dumb terminal hanyalah sebuah monitor yang di hubungkan dengan menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data di lakukan di dalam server, oleh karena itu maka suatu server haruslah sebuah sistem komputer yang memiliki kemampuan pemrosesan data yang tinggi dan penyimpanan data yang sangat besar.
2. Client-server. Dimana sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan client. Server bertugas menyediakan layanan, bermacam-macam jenis layanan yang dapat di berikan oleh server adalah pengaksesan berkas, peripheral, data base.Sedangkan client adalah sebuah terminal yang menggunakan layanan tersebut.Perbedaanya dengan dumb terminal, sebuah terminal client melakukan pemrosesan data di terminalnya sendiri dan hal ini menyebabkan spesifikasi dari server tidaklah harus memiliki performansi yang tinggi dan kapasitas penyimpanan data yang besar karena semua pemrosesan data yang merupakan permintaan dari client dilakukan diterminal client.
3. Peer-to Peer. Dimana terdapat beberapa terminal komputer yang di hubungkan dengan media kabel. Secara prinsip hubungan peer - to peer ini adalah bahwa setiap komputer dapat berfungsi sebagai server (penyedia layanan), dan client keduanya dapat difungsikan dalam suatu waktu bersamaan.



B. Jenis-jenis Jaringan Komputer
1. LAN ( Local Area Network )
Local Area Network merupakan salah satu arsitektur jaringan yang paling sederhana dan dapat dikembangkan menjadi arsitektur jaringan yang lebih luas cakupannya. Luas cakupan LAN sendiri tidak melebihi dari satu area yang terdiri dari beberapa terminal yang saling dihubungkan sehingga menambahkan fungsi dari terminal itu sendiri. Layanan-layanan yang dapat diberikan LAN adalah penggunaan file bersama (file sharing) atau penggunaan printer bersama (printer sharing).
2. MAN ( Metropolitan Area Network )
Metropolitan Area Network (MAN), biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar gedung dalam sebuah daerah (wilayah seperti propinsi atau negara bagian lain). Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan kecil kedalam lingkungan area yang lebih baesar. Dan biasanya koneksinya menggunakan PSTN (Public Switching Teelphone Network) jalur khusus yang disewakan oleh telkom untuk keperluan jaringan
3. WAN ( Wide Area Network )
Wide Area Network (WAN), adalah jaringan yang biasanya sudah menggunakan media wireless, sarana satelit, ataupun kabel serat optik, karena jangkauannya yang lebih luas, bukan meliputi satu kota atau antar kota dalam suatu wilayah, tetapi mulai menjangkau area wilayah otoritas negara lain. (Mandia kevin, 2001)

C. Server
Server adalah suatu komputer yang memberikan suatu layanan bagi komputer lain dalam jaringan.Layanan dari server bermacam-macam mulai dari sharing ,Web,hingga FTP server.Sever dapat dibuat dari spesifikasi komputer yang rendah hingga tertinggi seperti mainframe atau super komputer.
1. Jenis-jenis Server
a. Server dedicated, server yang tidak memiliki fungsi lain. Ia tidak bisa digunakan sebagai workstation. Untuk melihat jenis dari server tersebut dapat diketahui melalui sistem operasi jaringan yang dijalankannya, misalnya Novell Netware.
b. Server Non-Dedicated, server yang juga bisa berfungsi sebagai workstation. Contohnya: Microsoft Windows NT Server, Mocrosoft Windows NT Workstation, Microsoft Windows 95/98, Unix, Linux, Mac OS/2. (Wahana Komputer, 2008)

D. Routing
Routing adalah proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Untuk bias me-routing sebuah router harus tahu alamat tujuan, asal/source, rute awal, dan path/jalur terbaik. Informasi routing adalah route mempelajari baik static dan dinamik kemudian informasi tersebut ditempatkan dalam routing tabelnya.
Rute static adalah rute atau jalur spesifik yang ditentukan oleh user untuk meneruskan paket dari sumber ke tujuan. Rute ini di tentukan oleh administrator untuk mengontrol perilaku routing dari IP “internetnetwork”. Untuk mengkonfigurasi sebuah rute static masukan perintah “IP router” denga diikuti parameter : network, mask, address/alamat, interface, dan jarak/distance. ”Default route” adalah tipe rute static khusus sebuah default route adalah rute yang digunakan ketika rute dari sumber/source ke tujuan tidak dikenali.
1. Proses Routing IP
Default gateway dari host 172.16.10.2 (Host_A) dikonfigurasi ke 172.16.10.1.Untuk dapat mengirimkan paket ini ke default gateway, harus dikettahui dulu alamat hardware dari interface Ethernet 0 dari route (yang dikonfigurasi dengan alamat IP 172.16.10.1 tersebut). Hal ini dilakukan agar paket data diserahkan ke layer Data Link lalu dienkapsulasi menjadi frame, dan dikirimkan ke interface router yang terhubung ke network 172.16.10.0. Host berkomunikasi hanya dengan alamat hardware pada LAN local. Agar host A dapat berkomunkasi dengan host B harus mengirimkan paket ke alamat MAC dari default gateway di jaringa local.



2. Routing statis
Routing statis terjadi jika administrator secara manual menambahkan route-route di routing table dari setiap router. Keuntungan dari router statis adalah tidak ada overhead (waktu pemrosesan) pada CPU router (router lebih mudah mengijinkan akses routing ke jaringan tertentu saja
3. Routing default
Routing default digunakan untuk mengirimkan paket-paket secara manual menambahkan router ke sebuah network tujuan yang tidak ada dirouting table ke router hop berikutnya
4. Routing dinamis
Routing dinamis adalah ketika routing protocol digunakan untuk melakukan update routing table pada router. Routing ini akan membedakan proses-proses di CPU router dan penggunaan bandwidth dari link jaringan.(Melvin Syafrizal, 2005 )
.
E. Router
Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol 7 lapis OSI.
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN)
1. Jenis-jenis router
Secara umum router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
a. Static Router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
b. Dynamic Router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.
Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address. (Yuhefizar, 2003)

F. FreeBSD
Unix FreeBSD adalah sebuah sistem operasi berbasis UNIX yang asal mulanya dikembangkan pada Laboratorium Bell, AT&T. Sistem Operasi adalah perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengendalikan operasi dasar dari sistem komputer. Unix FreeBSD terdiri dari sejumlah program (daftar instruksi untuk memperoleh hasil tertentu) yang dirancang untuk mengontrol interaksi antara fungsi-fungsi pada mesin yang beraras rendah dengan program aplikasi. Tugas dari sistem operasi di antaranya :
• Melakukan fungsi manajemen sistem file.
• Mengendalikan berbagai sesumber pada sistem, seperti disk dan printer.
• Mengatur sejumlah pemakai yang menggunakan sistem secara bersamaan.
• Membentuk penjadwalan proses-proses di dalam sistem.

1. Sifat & Portabilitas
Sistem operasi Unix FreeBSD mudah dioperasikan ke sistem komputer yang lain. Sifat portabilitas ini membuat Unix FreeBSD ini dpaat dipakai pada berbagai jenis komputer, seperti komputer mikro, super komputer, dan mainframe. Bagi pemakai, hal seperti ini sangatlah menguntungkan. Sebab portabilitas berarti ketidak bergantungan pada suatu perangkat keras. Ini berarti pemakai tidak perlu terpaku pada satu vendor.
Untuk beralih dari suatu sistem Unix ke sistem Unix yang lainnya dapat dilakukan dengna mudah. Hal ini tidak hanya terbats pada sistemnya saja, melainkan juga pada aplikasinya. Program aplikasi yang berjalan pada suatu sistem Unix dapat dipindahkan ke sistem Unix lainnya dengan mentransfer program sumber dan kemudian melakukan kompilasi lagi pada sistem Unix yang baru.
2. Multiuser
Mutliuser berarti sejumlah orang (pemakai) dapat menggunakan sistem secara bersamaan dan berbagi sumber (disk, printer dan seabagainya). Keuntungan dengan sifat multiuser adalah :
a. Penghematan perangkat keras, karena perangkat keras (seperti printer, disk) dapat dipakai oleh banyak orang.
b. Data dapat diakses oleh banyak orang secara serentak, sehingga tidak ada penduplikasi data. Selain itu konsistensi data lebih terjamin
3. Multitasking
Seorang pemakai dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari sebuah terminal. Pekerjaan-pekerjaan yang tidak memerlukan interaksi dari pemakai (seperti melakukan pengurutan data, pengecekan kosa kata) bisas dilaksana-kan di latar belakang.
Pemrosesan ini memungkinkan di saat suatu pekerjaan sedang dilaksanakan oleh sistem, pemakai dapat melakukan tugas-tugas yang lain. Kemampuan sistem operasi yang memungkinkan seseorang dapat melaksanakan beberapa tugas pada saat bersamaan biasa dinamakan multitasking.
4. Sistem File yang Hirarkikal
Sistem file yang hirarkikal memungkinkan pemakai mengorganisasikan informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan mudah untuk mengaksesnya. Informasi-informasi yang ada dapat diatur, misalnya dikelompokkan per pemakai atau berdasarkan suatu departemen. (Amansya putra, 2005)







BAB III
METODE PERANCANGAN SISTEM

A. Lokasi Dan Waktu
Lokasi penelitian di SMA N 2 KUPANG TIMUR. Sedangkan waktu penelitian dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2010.

B. Metode Pembuatan Sistem
1. Kepustakaan yaitu dengan mempelajari berbagai teori yang berkaitan dengan judul penelitian sebagai landasan atau pedoman pelaksanaan.
2. Experimen yaitu melakukan praktek langsung untuk mengetahui cara membuat Pc router dengan menggunakan sistem operasi Unix FreeBSD.

C. Prosedur Pembuatan Sistem
Untuk melakukan perancangan sistem maka yang perlu disiapkan terlebihcp dahulu adalah sebuah komputer. Adapun prosedur dari kegiatan perancangan sistem berupa persiapan hardware dan software yang digunakan adalah :
Hardware
1. 1 buah PC Server dengan Spesifikasi :
a. 1 buah PC Server
b. Prosesor pentium 3
c. Kartu jaringan
d. Kabel UTP
e. Switch
f. Hub
g. CD ROOM
h. Konektor RJ 45
2. 2 buah PC client dengan Spesifikasi :
a. 2 PC client
b. Prosesor pentium 3
c. Kartu Jaringan
Software
1. FreeBSD
D. Diagram Alir Perancangan Sistem
Teknik perancangan sistem dapat dilihat pada gambar dibawah ini:






























Tidak



Ya









Gambar 1. Diagram Alir Perancang Sistim

Penjelasan Flow chart diatas :
1. Mempersiapkan PC untuk server dan PC untuk client
2. Kartu jaringan
3. CD-ROOM
4. FreeBSD
5. Instalasi FreeBSD ke PC Server
6. konfigurasi Routing
7. uji coba

E. Teknik Pengujian Perancangan Sistem
Teknik pengujian sistem dapat di lakukan dengan dua cara yaitu yang pertma adalah melakukan pengaksesan intrnet dari client melalui server dan yang ke dua dari sisi client yaitu :
1. Tracert yaitu menelusuri lalu lintas routing dari client menuju server sampai pada pengaksesan internet.
2. Netstat yaitu dengan menampilkan tabel routing yang di alokasikan server ke client.
Jika hasil pengujian menunjukan koneksi berhasil maka router telah berfungsi.

1 komentar: